Channa yang umumnya dikenal sebagai Snakeheads, menjadi salah satu jenis ikan gabus yang diminati para pecinta ikan hias. Spesies ikan ini termasuk ikan predator yang kebanyakan berasal dari perairan tropis, seperti Thailand, Malaysia dan Indonesia. Channa adalah ikan predator primitif dari anggota keluar Channidae. Salah satu spesies yang dilirik para penghobi adalah Channa marulioides (Emperor Snakehead atau Cobra Snakehead). Ikan gabus ini mempunyai corak yang indah, berwarna oranye kekuningan di bagian bawah dan dominan hitam di bagian atasnya. Channa maruiloides, yang sering disebut sebagai Channa maru dapat tumbuh dengan ukuran maksimal 65 cm. Channa maru berasal dari Thailand Selatan, Malaysia, Kalimantan Timur, sebagian Kalimntan Barat, Sumatera Timur, Bangka Belitung, Samarinda, dan Kepulauan Sunda Besar. Channa marulioides mendiami sungai yang lebih besar dan danau pedalaman. Mirip dengan Channa micropeltes, Channa marulioides adalah salah satu dari sedikit Snakehead pelagis. (Kompas Tv)
Berbeda dengan kebanyakan Snakehead, spesies Chana maru cukup jinak dan toleran terhadap spesimen dari spesies yang sama atau ikan besar lainnya. Meskipun terhitung toleran, tingkat agresifitas dari Channa marulioides akan meningkat saat mencapai fase dewasa secara seksual. Ikan predator jenis ini ukurannya bisa sangat besar sehingga sebenarnya kurang cocok untuk dipelihara di akuarium. Tapi, jika ingin mempelihara pasangan dewasa maka diperlukan akuarium yang sangat besar. Cara memelihara Channa maru, atur suhu air sekitar 24-28 derajat celcius. Selain itu, diperlukan penyaringan air yang baik sebab jumlah makanan akan merusak air dengan cepat. Kesalahpahaman yang umum dipahami, ikan yang bernafas dengan udara hidup di air yang tergenang dan kotor di alam liar, sehingga kondisi air bersih tidak diperlukan di akuarium. Walaupun sebagian besar spesies ikan Channa ini dapat mentolerir berbagai kondisi air, tapi banyak yang mengalami penurunan saat kondisi air memburuk atau terjadi perubahan yang cepat. (Kompas Tv)
Inilah salah satu kesalahan yang sering dilakukan penghobi ikan hias pemula, melakukan perubahan air secara besar-besaran dan pengenalan akuarium yang terlalu cepat. Namun, melakukan penggantian air sebesar 15 persen seminggu seharusnya tidak menjadi masalah. Perlu diketahui, akuarium yang digunakan untuk memelihara Channa harus mempunyai penutup karena ikan ini cenderung ingin membebaskan diri. Penutup akuarium tetap harus memiliki celah udara antara permukaan airnya. (Kompas Tv)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar